Andik Vermansah menaruh harapan pada sepakbola Indonesia

pemain bola tim juventus
Massimiliano Allegri meminta Alvaro Morata tetap di Juventus
May 23, 2016
edinson cavani pengganti Ibrahimovic
Cavini tak ingin dirinya disamakan sebagai pengganti Ibrahimovic
May 23, 2016

Andik Vermansah menaruh harapan pada sepakbola Indonesia

indonesia bebas dari hukuman fifa

Andik Vermansah mengaku senang Indonesia terbebas dari sanksi FIFA. Gelandang Selangor FA ini berharap, sepakbola Indonesia mengalami perubahan dan timnas Indonesia bisa menapaki kakinya kembali di level internasional.

“Yang jelas saya senang, artinya sepakbola Indonesia bisa hidup kembali. Tapi, tentu harapannya bisa lebih baik. Semoga sepakbola Indonesia bisa lebih bersatu,” ujar Andik, Senin (23/5).

Menurut Andik salah satu hal yang perlu diperbaiki adalah masalah pemain. Dia tak ingin ada lagi rekan-rekannya yang tidak digaji seperti yang sudah sering terjadi di sepakbola Indonesia.

Sebagaimana diketahui, tertunggaknya gaji kerap dialami pemain-pemain di kompetisi tanah air. Tidak adanya ketegasan dari operator liga dan PSSI, membuat klub seenaknya melanggar kewajibannya. Ini juga salah satu alasan mengapa PSSI dibekukan pemerintah tahun lalu.

Dengan vakumnya sepakbola Indonesia selama setahun ini, pemain kelahiran Jember tersebut berharap semua pihak bisa mengambil hikmahnya dan ada perbaikan yang nyata ke depannya.

“Semoga kompetisi Indonesia bisa lebih lagi, termasuk menghormati kontrak pemain. Jangan ada lagi pemain yang tidak digaji, terlantar karena haknya belum dibayar,” ucap Andik.

Mengenai timnas, Andik yakin tim ‘Merah-Putih’ bisa mengejar ketertinggalannya. Asalkan seluruh pemangku kepentingan sepakbola Indonesia serius mempersiapkan timnas sebaik mungkin.

Andik sendiri sangat merindukan timnas. Ia sangat ingin kembali berseragam timnas dan membela negaranya. Terakhir kali dia memperkuat timnas adalah pada SEA Games 2013 lalu. Namun, Indonesia ketika itu hanya membawa pulang medali perak.

Jika ada kesempatan dipanggil, Andik berjanji akan memenuhi panggilan itu, tapi atas izin dari klubnya. Andik juga tidak sabar ingin menunjukkan kualitasnya di atas lapangan setelah hampir dua tahun merumput di luar negeri.

“Siapa sih yang tidak kangen bisa membela timnas? Saya yakin timnas bisa berprestasi, karena banyak sekali pemain-pemain yang bertalenta, asalkan dipersiapkan secara serius,” kata Andik.

Ketika ditanya soal pelatih, pemain 24 ini mendukung timnas bisa dipimpin oleh pelatih lokal. Sebab, menurutnya, pelatih dalam negeri lebih mudah mencari pemain dan sudah mengenal sepakbola Indonesia.

“Kalau saya dukung pelatih lokal, karena masih banyak pelatih-pelatih bagus. Seperti Indra Sjafri, meski saya belum pernah dilatih beliau. Tapi, coach Indra tidak pandang buluh kepada pemain. Nilmaizar juga bagus, dia punya jiwa kenegaraan yang luar biasa,” kata Andik lagi.

Comments are closed.